Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan TeknologiDirektorat MinatsaintekDiktisaintek Berdampak
SEMESTA
Perkebunan teh berbukit dengan gunung di kejauhan
DibukaEdisi 2026Sumber dana: LPDP · APBN

Berdikari

Program Katalisator Kemitraan Berdikari Tahun 2026

Penguatan pemanfaatan saintek berbasis misi untuk mendukung agenda prioritas nasional dan pembangunan daerah.

Sasaran
Perguruan tinggi
Luaran
Kebijakan · Teknologi Tepat Guna

Pendaftaran dan pengajuan usulan dilakukan di Platform Program · program-minatsaintek.kemdiktisaintek.go.id

Perkebunan teh berbukit dengan gunung di kejauhan

Tentang program

Berdikari

Program Katalisator Kemitraan Berdikari merupakan program pendanaan riset LPDP yang bertujuan meningkatkan pemanfaatan dan dampak sains dan teknologi melalui penguatan ekosistem kemitraan, perluasan penerapan inovasi, serta pengembangan solusi berbasis potensi dan kebutuhan masyarakat, daerah, dan sektor pengguna.

Program ini merupakan pengembangan dari Program Ekosistem Kemitraan Berbasis Potensi Daerah Tahun 2023–2024 dan Program Berdikari Tahun 2024–2025 yang berfokus pada penguatan kolaborasi quadruple helix dan implementasi inovasi berbasis potensi daerah.

Pada tahun 2026, Berdikari dikembangkan melalui tiga skema, yaitu Mandala, SKALA+, dan Saintek Nusantara, dengan orientasi pada peningkatan adopsi, keberlanjutan pemanfaatan, serta perluasan dampak sains dan teknologi bagi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Edisi 2026

Program ini menggunakan pendekatan pemanfaatan sains dan teknologi yang difokuskan pada penyelesaian misi prioritas nasional dan daerah, serta peningkatan skala dampak pemanfaatan teknologi secara terukur dan berkelanjutan.

Tujuan umum

  1. Menghadirkan pemanfaatan sains dan teknologi untuk mendukung penyelesaian persoalan prioritas berbasis lokus dan capaian.
  2. Meningkatkan dampak sosial, ekonomi, dan keberlanjutan melalui implementasi pemanfaatan sains dan teknologi yang terukur dan adaptif sesuai konteks nasional dan lokal.

Tujuan khusus

  1. Meningkatkan intervensi berbasis sains dan teknologi yang responsif terhadap program prioritas nasional dan lokal melalui pendekatan target yang presisi.
  2. Memperluas implementasi TTG yang telah terbukti berhasil ke wilayah, sektor, atau kelompok penerima manfaat baru.
  3. Mendorong masyarakat, industri, dan/atau pemerintah daerah agar mampu mengadopsi, mengoperasikan, dan mengembangkan teknologi secara mandiri sesuai kebutuhan lokal.
  4. Menghasilkan model pemanfaatan sains dan teknologi yang dapat direplikasi untuk mendukung penguatan pembangunan daerah dan agenda prioritas nasional.
  • 75–100target penerimaJumlah penerima pada peta jalan pendanaan riset LPDP

Sumber: Paparan Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, 30 Sep 2026, hlm. 10

Skema · edisi 2026

3 skema pendanaan

Ketentuan lengkap ada di Juknis edisi 2026.

  • MandalaMandat Langsung Direktif Presiden

    Intervensi taktis dan responsif untuk menyelesaikan persoalan strategis daerah yang selaras dengan prioritas nasional melalui pemanfaatan sains dan teknologi. Skema ini mengutamakan perumusan masalah secara bersama antara tim periset dan pemerintah daerah, penetapan target yang spesifik dan terukur, serta penggunaan solusi teknologi yang siap diterapkan.

    Metode seleksi
    Invitasi terbatas dan seleksi terbuka

    Luaran

    • Hasil kajian/laporan final program
    • Draf kebijakan lokal
    • Produk aplikasi saintek
    Plafon maksimal per usulanRp1.000.000.000
  • SKALA+Memperbesar Skala Dampak

    Akselerasi pemanfaatan hasil litbangjirap yang telah tersedia dan memiliki bukti penggunaan awal menuju penerapan yang lebih luas, peningkatan kinerja yang terukur, adopsi berkelanjutan, serta kesiapan untuk peningkatan skala dan replikasi.

    Metode seleksi
    Seleksi proposal dengan keputusan stage-gate: GO, REWORK, atau STOP/REDIRECT
    Persyaratan
    Objek: hasil litbangjirap dari Berdikari atau program riset lain yang telah memiliki bukti pemanfaatan awal. Program tidak membiayai riset dari nol; mitra pengguna terlibat sejak awal.

    Luaran

    • Portofolio hasil litbangjirap & baseline
    • Laporan validasi kebutuhan
    • Hasil adaptasi & validasi solusi
    • Bukti penerapan & adopsi
    • Model implementasi & kemitraan
    • Bukti peningkatan kinerja & manfaat
    • Scale-up readiness assessment
    • Scale-up & replication roadmap
  • Saintek NusantaraRiset transdisipliner berbasis Science, Technology, and Society (STS)

    Riset transdisipliner berbasis Science, Technology, and Society (STS) untuk merekontekstualisasi sistem pengetahuan lokal Nusantara menjadi solusi kebijakan dan teknologi tepat guna yang mandiri, inklusif, menjaga ekosistem semesta, serta bermanfaat bagi masyarakat.

    Metode seleksi
    Seleksi terbuka kompetitif dengan wawancara mendalam
    Persyaratan
    PTN dan PTS di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; tim multidisiplin.

    Luaran

    • Buku/monograf etnografi dan/atau film dokumenter
    • Modul penerapan dan rekontekstualisasi sains
    • Kekayaan Intelektual Komunal (KIK)
    • Rekomendasi kebijakan
    Plafon maksimal per usulanRp500.000.000

Dokumen

Pustaka terkait

Dokumen edisi berjalan selalu di atas. Setiap dokumen punya halaman Pustaka sendiri.

Info SEMESTA

Terkait Berdikari 2026

Edisi sebelumnya · 2024–2025

Jangkauan Program Berdikari Tahun 2024–2025

Selesai
  • 100tim periset
  • 55perguruan tinggi vokasi
  • 24provinsi
  • 350+kabupaten/kotaImplementasi dan uji coba penerapan riset
  • ≥ 65%inovasi telah dimanfaatkan di lapangan± 30% berpotensi direplikasi atau ditingkatkan skalanya

Sumber: Paparan Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, 30 Sep 2026, hlm. 11

Riwayat

Riwayat program

Edisi Berdikari beserta program pendahulunya.

  1. 2021Menara Vokasi dan Akselerator Kemitraanprogram pendahuluJejaring pendidikan vokasi dengan pemangku kepentingan
  2. 2021–2022Riset Keilmuan Terapanprogram pendahulu66 tim riset
  3. 2023–2024Ekosistem Kemitraan Berbasis Potensi Daerahprogram pendahulu20 konsorsium perguruan tinggi vokasi di 27 provinsi
  4. 2024–2025Berdikari Iedisi sebelumnyaProgram Berdikari Tahun 2024–2025 · 100 tim riset · Teknologi Tepat GunaSelesai
  5. 2026Program Katalisator Kemitraan Berdikariedisi berjalan · 3 skema
Daftar di Platform Program(situs eksternal)