Dukungan pemerintah terhadap inovasi daerah terus ditunjukkan guna mencapai kemandirian ekonomi daerah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi kembali meluncurkan program inovatif kemitraan antara Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Pendidikan Vokasi (PTPPPV) dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) pada Jumat (26/10) siang.
Program bertajuk Katalisator Kemitraan Berdikari ini dirancang untuk mendorong terciptanya inovasi yang berdampak pada peningkatan nilai tambah ekonomi, baik di komunitas masyarakat maupun di sektor industri.
Terdapat dua skema program yang diluncurkan yaitu, Skema Emas (Ekonomi Mandiri dan Sejahtera) yang berfokus pada pengembangan produk tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menyelesaikan masalah lokal, dan meningkatkan nilai jual komoditas unggulan daerah. Batas maksimum pendanaan yang bisa diajukan adalah sebesar Rp500 juta per usulan.
Skema kedua bernama Skema Berlian (Berdaya saing, Efektif dan Berkelanjutan) yang ditujukan untuk menciptakan produk berstandar industri yang dapat memenuhi rantai pasok industri, mendorong transfer pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
Berita selengkapnya dapat dibaca di : https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/informasi/berita/didukung-lpdp-kemendikbudristek-luncurkan-program-katalisator-kemitraan-berdikari-untuk-dorong-inovasi-dan-kemandirian-ekonomi-daerah


